;

Minggu, 05 Juni 2011

IDM Serial Number ( v.5.12, v.5.14, v.5.14.10, v.5.15.6, v.5.17.3 )

idm
Internet Download Manager 5.12
DOWNLOAD
S/N: 7G7QY-NZWKQ-23KRA-RAMQ4
S/N: SPOZ9-2E9IO-AKDRY-LIKEU
Internet Download Manager 5.14
DOWNLOAD
S/N: ZFX1T-5VOMY-ZIT4Y-FHFPD
Internet Download Manager 5.14.1.0
S/N: Y30OZ-DNQH7-FRWPW-YYZMA
Internet Download Manager 5.15.6
S/N: Y5LUM-NFE0Q-GJR2L-5B86I
S/N: 4BTJF-DYNIL-LD8CN-MM8X5
S/N: XAGZU-SJ0FO-BDLTK-B3C3V
Internet Download Manager 5.17.3
S/N: RLDGN-OV9WU-5W589-6VZH1
S/N: HUDWE-UO689-6D27B-YM28M
S/N: UK3DV-E0MNW-MLQYX-GENA1
S/N: 398ND-QNAGY-CMMZU-ZPI39
S/N: GZLJY-X50S3-0S20D-NFRF9
S/N: W3J5U-8U66N-D0B9M-54SLM
S/N: EC0Q6-QN7UH-5S3JB-YZMEK
S/N: UVQW0-X54FE-QW35Q-SNZF5
S/N: FJJTJ-J0FLF-QCVBK-A287M
Untuk software IDM nya, silahkan dicari di INDOWEBSTER atau di GOOGLE unduk di download.
Selanjutnya baca postingan Memaksa IDM Versi Berapapun untuk FULL VERSION di blog ini ( WAJIB )
Penting : Ini Serial Number hanya untuk IDM versi yang tertera. Jadi Jangan di Update ke Versi yang selanjutnya, Kalau anda Update ke versi selanjutnya, maka IDM akan mendetek kalau serial number is FAKE……..so, Tetep pake IDM versi versi dianjurkan untuk serial number ini.
Jangan sekali sekali meng-Update IDM anda ke versi yg selanjutnya kalau mau pakai serial number ini…!!!
Selamat mencoba and Goodbye TRIAL Version…..!!!
Baca Selanjutnya..

Patch IDM 6.05 Untuk Full Version

Internet Download Manager
Internet Download Manager
Berikut ini adalah cara lain agar IDM bisa Full Version, yaitu menggunakan file Patch.
Cara ini memang cepat tapi KELEMAHANNYA adalah jika suatu saat IDM men-DETECT bahwa Serial Number hasil dariPATCH, maka bisa Serial Number dari file Patch tersebut TIDAK BISA digunakan lagi.
Jadi DISARANKAN menggunakan cara "Memaksa IDM Versi Berapapun untuk FULL VERSION", walaupun sedikit rumit tapi bisa untuk selamanya.

Baiklah, berikut cara dengan menggunakan File Patch IDM :
- Buat yang belum punya IDM : Download terbaru 6.05 dahulu disini.
- Untuk yang sudah punya IDM : Uninstall IDM anda dan hilangkan dari REGISTRY.
Cara Hilangkan IDM dari REGISTRY :
- Klik Start - Run
- Ketik : Regedit
- Klik HKEY_LOCAL_MACHINE - SOFWARE
- Cari folder Internet Download Manager kemudian Hapus/Dellete
- Letakkan file "SnDk&p" ini dalam 1 folder HASIL anda meng-INSTALL IDM.
- Sebelum menggunakan file ini "SnDk&p" IDM anda HARUS dimatikan lebih dahulu.
- Jalankan file "SnDk&p", nanti keluar program. Tekan tombol "Patch Server Check" dan anda akan mendapatkan Serial Number IDM nya.
Patch IDM 6.05
Patch IDM 6.05
- Buka IDM anda yang baru, kemudian pilih menu "Registration" kemudian pilih "Registration".
- Masukkan Nama dan Email (terserah, bebas) kemudian masukkan Serial Number yang di dapat dari "SnDk&p" tadi.
- Selamat IDM anda sudah Full Version dengan Nama lisensi anda sendiri.
DOWNLOAD FILE PATCH IDM 6.05
Pass rar : imherry
Baca Selanjutnya..

Rabu, 18 Mei 2011

Cara menulis Kode HTML dipostingan Blog agar bisa terbaca

Mungkin sobat bloggerus banyak yang bingung mau posting tutorial blog mungkin yang mengharuskan memakai code HTML/JavaScript tapi gak bisa kebaca hasilnya,
jangan binggung tinggal di convert kok


Caranya:
1.Copy dulu code yang mau di convert.
2.buka ini web-->Click
3.Setelah itu Paste Code di kotak sebelah kiri,setelah itu tekan encode
4.kalo sudah copy semua deh lalu paste di postingan kamu

Selamat,mencoba.. Baca Selanjutnya..

Senin, 16 Mei 2011

Cara Sang Carding Mencuri Data Kartu Kredit

rtikel ini tidak ditujukan untuk mengajari anda gimana mencuri data kartu kredit, tapi kami ingin memberitahu anda supaya di kemudian hari anda bisa terhindari dari kejahatan pencurian data kartu kredit. Istilah kejahatan kartu kredit yang biasa di istilahkan "carding" sejak adanya internet meningkat ratusan persen. Ironisnya Indonesia masuk dalam jajaran top 10 (sempat di peringkat pertama) sehingga kartu kredit terbitan Bank-Bank Indonesia ditolak ketika belanja online di situs luar negeri.

Para carding sangat suka sekali kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena kalau cuma nge-hack website atau deface (merubah tampilan/link website) merupakan sesuatu yang tidak ada untungnya. Dan hal ini bisa ke deteksi dan pelaku kejahatan bisa ketangkap dengan mudah kalau sites yang dia masuki memiliki TRACKER (program pelacak ip/link) atau LOG FILE (file yang mencatat aktivitas user/ip yang masuk ke website). Kalau carding mereka bisa bebas tanpa jejak dan juga kadang-kadang setelah mendapatkan datanya, mereka sebarkan antar hacker sehingga susah dilacak orang pertama yang mencuri data kartu kredit. Kejadian baru-baru ini yaitu situs internet teroris Indonesia juga di register dari hasil carding.

Ada beberapa cara yang digunakan oleh hacker dalam mencuri kartu kredit, antara lain:
1. Paket sniffer, cara ini adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan data apa saja. Konsep kerjanya mereka cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce (penjualan online) yang mereka incar. Pada umumnya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.

2. Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya yang berfungsi seperti keylogger (keyboard logger, program mencatat aktifitas keyboard) dan program ini disebar lewat E-mail Spamming (taruh file-nya di attachment), mirc (chatting), messenger (yahoo, MSN), atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming-iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke email hacker. Kadang-kadang program ini dapat dijalankan langsung kalau anda masuk ke situs yang di buat hacker atau situs porno.

3. Membuat situs phising, yaitu situs sejenis atau kelihatan sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (http://www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klikbca tetapi alamatnya dibikin beberapa yang berbeda seperti http://www.clikbca.com, http://www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Nah kalau hacker carding yang buat tuh situs, siap-siap deh kartu kredit anda bakal jebol.

4. Menjebol situs e-commerce itu langsung dan mencuri semua data para pelanggannya. Cara ini agak sulit dan perlu pakar hacker atau hacker yang sudah pengalaman untuk melakukannya. Pada umumnya mereka memakai metode injection (memasukan script yang dapat dijalankan oleh situs/server) bagi situs yang memiliki firewall. Ada beberapa cara injection antara lain yang umum digunakan html injection dan SQL injection. Bagi situs yang tidak memiliki security atau firewall, siap-siaplah dikerjain abis-abisan.

Ada beberapa cara lagi yang dilakukan para hacker, tapi cara-cara di atas adalah cara yang paling umum dilakukan hacker untuk carding. Cara yang tidak umum akan dijelaskan nanti di lain waktu. Kejahatan tidak hanya terjadi karena ada niat dari si pelaku, tetapi karena adanya kesempatan, waspadalah... waspadalah...

Sumber artikel : www.ketok.com
Baca Selanjutnya..

Siapa Yang Menjiplak Artikle Blogmu?

Nah, pas jalan-jalan gak sengaja ketemu situs bagus. Situs buat mengetahui siapa yang telah menjiplak artikel di blog kita. Caranya cukup mudah, gak perlu mendaftar, tinggal taruh alamat/URL blogmu trus pencet tombol "GO", tinggal tunggu bentar trus langsung keluar siapa yang ngambil ato yang copy paste artikel blogmu. Kalo untuk mengetahui siapa yang menjiplak artikel2 atau postingan2 tertentu maka yg kamu masukkan ke sana adalah link dari judul postinganmu, jadi nanti akan ketahuan siapa yang menjiplak postinganmu tersebut.

Tapi sayang untuk yang versi gratis kita hanya bisa mengetahui beberapa aja, jadi gak bisa mengetahui semua yang ngopy paste blog kita. Tapi lumayan kan buat mengintip dikit. he..he.. . OK bagi yang pengen tahu nih alamatnya http://www.copyscape.com, langsung datengin aja tuh kesana. Baca Selanjutnya..

Sabtu, 14 Mei 2011

Tampilan Twitter Dari Masa ke Masa

First look is important. Tampilan adalah salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan agar blog kamu disukai pengunjung. Jadi jangan pernah ragu untuk mengganti template. Situs jejaring sosial Twitter pun mengganti tampilannya sebanyak 4 kali hingga saat ini.

Berikut tampilan lay out twitter ketika diluncurkan pertama kali di tahun 2005 hingga sekarang. 

Twitter di tahun 2006

Baca Selanjutnya..

Minggu, 17 April 2011

Microsoft Office Gratis Versi Online

Anda tentu mengenal Google Doc. Aplikasi online untuk mengedit maupun membuat dokumen. Kini Microsft meluncurkan layanan yang hampir sama. Menawarkan Word, Excel, PowerPoint dan One Note.
Untuk mempergunakannya caranya cukup mudah, silakan masuk ke:
Silakan login dengan akun hotmail atau Windows Live Anda. Akan tersedia pilihan untuk membuat dokumen Word, Excel, PowerPoint dan One Note.

Memang tidak selengkap versi asli Microsoft Office, hanya menyediakan fitur basic yang sering dipergunakan.
Word Baca Selanjutnya..

Perbedaan HTTP dan HTTPS

Pernahkah anda memperhatikan url dari sebuah alamat website atau homepage? Sebuah alamat url biasanya diawali dengan http://. Tapi apakah anda pernah menjumpai alamat url yang diawali dengan htts://.

Nah, apakah yang menjadikan perbedaan antara http dan https? Kalau dilihat dari kepanjangannya, HTTP berarti hyper text transfer protocol. Sedangkan HTTPS berarti hypertext transfer protocol secure. Nah dari sini sudah jelas perbedaannya bukan? Sebuah halaman web atau homepage yang diawali dengan https:// merupakan sebuah web yang membutuhkan tingkat keamanan yang sangat tinggi terhadap data-data / informasi yang terdapat dalam web tersebut. Sehingga memberikan perlindungan kepada si empunya website atau pengunjung yang melakukan input informasi penting ke dalamnya.

Contoh website yang memiliki tingkat keamanan yang tinggi adalah PayPal (https://www.paypal.com). Menurut Paypalindonesia, "PayPal merupakan salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman." Ternyata url yang berbeda memiliki tujuan dan maksud tertentu. Contoh lainnya adalah https://www.google.com/adsense.

Dengan melihat pada url sebuah situs, kita sudah bisa menentukan mana situs yang memiliki keaman dan mana yang tidak. Jika anda menjumpai sebuah website yang meminta anda untuk memasukkan nomor kredit anda, maka perhatikanlah url-nya terlebih dahulu apakah diawali https:// atau tidak. Jika tidak maka jangan sekali-kali anda memasukkan nomor kartu kredit anda. Bila hal itu anda abaikan, maka jangan pernah berharap anda dapat tidur tenang.
Baca Selanjutnya..

Hal mendasar agar situs anda mendapat rangking teratas di Google

Sebenarnya ada hal mendasar yang perlu kita pahami, bagaimana agar dapat menduduki posisi teratas dalam hasil pencarian Google. Lebih jauh silahkan anda baca lebih lanjut …
» Halaman anda harus relevan

Yup … Anda harus membuat halaman anda (paling tidak terlihat …) relevan. Jika halaman anda membahas “Search Engine Optimisation”, tentunya anda harus coba juga menyajikan hal yang sama.

Saat Google melawat halaman web kita, ia akan menganalisa beberapa elemen dari halaman tersebut:

* Struktur URL
* Isi dari tag title dan meta
* Text dalam tag body
* tag headline
* isi attribut Alt dari Image
* Arsitektur situs anda dan internal link keseluruhan
* Link ke luar
* Masih banyak faktor lain
Setiap elemen ini biasanya mengandung keyword, dan menunjukkan pada Google seberapa jauh relevansi halaman tersebut pada keyword. Ada yang perlu diperhatikan, Google bisa saja membanned halaman anda jika dirasa keyword tersebut sangat berlebihan.
» Jangan coba-coba mengelabui Google

Sekali Google membanned situs anda, karena mengakali Google, maka dipastikan situs anda akan melorot jauh entah kemana dan akan susah banget untuk meraih kembali ke atas.
» Situs lain harus mengkonfirmasi bahwa halaman anda relevan

Ya, kita butuh dukungan link dari situs lain dengan keyword yang diinginkan dan sesuai dengan halaman yang dimaksud. Semakin banyak link tertaut pada halaman ini, maka semakin baik hasil SERP (Search Engine Ranking Position) yang didapat. Bahkan untuk keyword yang mirip, jika halaman anda telah dioptimasi, mungkin anda akan mendapatkan hasil yang sangat baik.
» Situs anda harus memiliki sejarah yang “Bersih”

Last but not least, sejarah domain anda akan di pertimbangkan oleh Google. Sebuah domain yang online untuk waktu yang lama akan lebih mudah mencapai ranking tinggi.

Akan tetapi, jika domain yang anda gunakan ternyata bekas situs spammer, maka anda kan kena getahnya.
Baca Selanjutnya..

Jumat, 25 Maret 2011

Cara membuat Virus Trojan Horse

1. Sang Hacker harus memiliki programnya (Trojan Horse) yang berisikan builder dan client. Beberapa contoh programnya antara lain Optix Pro, Netbus, dll.
2. Sang Hacker harus dalam koneksi internet (dalam keadaan online).
3. Sang Korban juga dalam keadaan online.
okey… untuk pertama-tama kita akan mempelajarinya. Program yang kita pakai sekarang adalah Optix Pro buatn http://www.evileyesoftware.com . SAAT MENDOWNLOAD ATAU MENJALANKAN OPTIX PRO, DIHARAPKAN ANDA MEMATIKAN ANTI VIRUS ANDA!!
Langkah menjalankan Trojan Optik Pro :
1. Jalankan builder.exe untuk mencipatakan Trojan server, trus berikan nama & buat icon apa aja yang mampu menarik perhatian orang (biasanya untuk icon kebanyakan menggunakan icon multimedia).
Langkahnya : klik menu Main Setting, trus General Information
Dibagian inilah inti dari pembuatan Server Trojan, krn dibagian ini kita akan menentukan Server Port, scara default portnya ialah 3410, namun kita bisa merubah port ini mulai dari 1024 – 65535(berdasarkan RFC 1700). Sehinggan Trojan yg kita buat susah untuk terdeteksi oleh Pemburu Trojan lain.
Server Password fungsinya untuk pada saat Trojan Client koneksi ke Trojan Server.
Fake Error sgt berhubungan dgn bagian Server Icon yg berguna untuk menipu sang korban saat menjalankan Server Trojan yang kita buat.
Baca Selanjutnya..

Kontes Hacking Menjebol Browser

Browser Safari 5 dan IE8 Berhasil Dijebol Hacker



VANCOUVER, KOMPAS.com – Tak disangka browser Safari buatan Apple dan Internet Explorer 8 buatan Microsoft punya nasib yang sama. Berhasil dijebol hacker di hari pertama kontes Pwn2Own yang digelar sebagai bagian dari konferensi teknologi keamanan CanSecWest di Vancouver, Kanada, 9-11 Maret 2011.
Para peneliti sistem keamanan dari perusahaan Vupen, Perancis menjadi tim pertama yang berhasil menjebol Safari 5. Bahkan sesuai angka versi software tersebut, mereka melakukannya hanya dalam waktu lima detik. Tidak main-main yang dijebol adalah browser versi 64 bit yang berjalan di Mac OS X Snow Leopard di MacBook dan sudah di-patch besar-besaran sebelumnya.
Co-founder Vupen, Charouki Bekrar, dan dua anggota timnya bekerja keras selama dua minggu untuk menemukan kelemahan di Safari 5. Mereka menemukannya pada bagian Webkit, mesin rendering berbasis open source yang digunakan browser tersebut. Mereka sukses mengeksploitasi kelemahan itu dan menembus sistem lewat ASLR (Address Space Layout Randomization) and DEP (Data Execution Prevention), dua fitur keamanan yang khusus dirancang untuk mencegah program jahat menyusup.
Baca Selanjutnya..

Serial Number IDM

Sekedar sharing, gara-gara pengalaman pribadi, waktu mau download palah IDM.e ga bisa bekerja gara-gara trial 30 hari. Waktu itu lagi butuh banget IDM buat download file yang dikirim sama saudaraku.
Browsing lama banget ga dapet-dapet serialnya, mau download software buat keygen juga percumah, kan IDM.nya ga jadi,heheheee
Nah berikut ini saya tuliskan serial number IDM untuk bisa anda pakai di IDM anda.
First name :piko
Last name :augusta
E-maiL :architect.landscape@gmail.com
Serial number :LX2HH-76JYH-BWU14-V9AEG
O ia, jangan lupa disconnect jaringan anda jika ingin mengisikan serial number tersebut, semoga bermanfaat.
dan jang lupa download patc di sini Baca Selanjutnya..

Rabu, 23 Maret 2011

Menterjemahkan halaman web ke bahasa indonesia

bila anda ingin menterjemahkan suatu web ke bahasa indonesia silahkan copi paste link dibawah ini kemudian diletakkan ke alamatnya paling depan..kemudian refres or nter. maka akan berubah menjadi bahasa indonesia.
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u= Baca Selanjutnya..

Jumat, 28 Januari 2011

Beda http:// dan https://

HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.

Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web (W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force (IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1.1, versi HTTP yang digunakan umum sekarang ini.

HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti "GET / HTTP/1.1" (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIME yang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1.1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti "200 OK", dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.


https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.

Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.

Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual.

Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’

Kesalahpahaman yang sering terjadi pada pengguna kartu kredit di web ialah dengan menganggap HTTPS “sepenuhnya” melindungi transaksi mereka. Sedangkan pada kenyataannya, HTTPS hanya melakukan enkripsi informasi dari kartu mereka antara browser mereka dengan web server yang menerima informasi. Pada web server, informasi kartu mereke secara tipikal tersimpan di database server (terkadang tidak langsung dikirimkan ke pemroses kartu kredit), dan server database inilah yang paling sering menjadi sasaran penyerangan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan Baca Selanjutnya..

Jumat, 09 April 2010

Cain & Abel 4.9.39 – tool untuk password recovery

Ask me anything http://formspring.me/agus1moed

Cain & Abel merupakan tool hacking yang dipergunakan untuk password recovery untuk microsoft windows, atau juga dipergunakan untuk kegiatan sniffing (mengendus) via jaringan, cracking various password hashes by using methods such as dictionary attacks, brute force and cryptanalysis attacks, cain & abel merupakan pasangan serasi dalam dunia hacking, cracking dengan fitur yang cukup lengkap, jadi manfaat tool ini tergantung dari siapa pemakainya. Beberapa anti virus mendeteksi software ini sebagai malware misalnya pada avast versi lama mendeteksi cain & abel sebagai ” Win32 :Cain B (tool), atau Microsoft Security Essentials mendeteksinya sebagai “other potentially unwanted behavior”, hal yang cukup wajar saya kira mengingat fungsi dari tool ini, Anda dapat mengabaikan peringatan tersebut.

Sebagai pengetahuan dasar just for fun salah cara mengfungsikan Cain & Abel, saat kita terhubung dalam jaringan LAN adalah sebagai berikut :
1. Setelah terinstalasi ketahui terlebih dahulu IP addres Anda dan IP Addres server dengan cara klik run, cmd kemudian ketikkan ipconfig pada command prompt yang telah Anda buka.
2. Apabila sudah mengetahui IP address Anda selanjutnya klik icon Cain & Abel untuk mengaktifkannya, klik ARP, start sniffing, klik tab sniffing, scan MAC addres
3. Tunggu proses sniffing selesai, klik tab ARP pada bagian bawah, klik tanda “+” untuk meng-add maka akan muncul jendela baru terdiri dari dua kolom, “now is the time to hack” klik IP server pada kolom sebelah kiri dan klik IP address korban pada sebelah kanan, lakukan secara berulang-ulang terhadap semua sasaran.
4. Secara otomatis proses poisoning akan berjalan terhadap IP addres korban, klik tab password pada bagian bawah jendela dan klik HTTP, maka hasil perbuatan Anda sekarang terlihat, enjoy !
Contoh diatas adalah satu hal yang bisa dilakukan oleh Cain & Abel, masih banyak Fitur lain dari Cain & Abel :
* WEP cracking
* Speeding up packet capture speed by wireless packet injection
* Ability to record VoIP conversations
* Decoding scrambled passwords
* Calculating hashes
* Traceroute
* Revealing password boxes
* Uncovering cached passwords
* Dumping protected storage passwords
* ARP spoofing
* IP to MAC Address resolver
* Network Password Sniffer
* LSA secret dumper
* Ability to crack:
o LM & NTLM hashes
o NTLMv2 hashes
o Microsoft Cache hashes
o Microsoft Windows PWL files
o Cisco IOS – MD5 hashes
o Cisco PIX – MD5 hashes
o APOP – MD5 hashes
o CRAM-MD5 MD5 hashes
o OSPF – MD5 hashes
o RIPv2 MD5 hashes
o VRRP – HMAC hashes
o Virtual Network Computing (VNC) Triple DES
o MD2 hashes
o MD4 hashes
o MD5 hashes
o SHA-1 hashes
o SHA-2 hashes
o RIPEMD-160 hashes
o Kerberos 5 hashes
o RADIUS shared key hashes
o IKE PSK hashes
o MSSQL hashes
o MySQL hashes
o Oracle and SIP hashes
Welcome to the world of hacking !
Operating system : Microsoft windows
lebih lanjut : http://www.oxid.it/cain.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Cain_and_Abel_%28software%29
Download versi stable Cain & Abel ver4.9.39 (7.48 Mb)

Baca Selanjutnya..

Minggu, 04 April 2010

Proxy Cache di Internet

Perkembangan Internet sejak 1993 sangat pesat, bahkan karena perkembangan tersebut, Internet Society secara resmi telah mengumumkan: “1993 is the year the Internet ‘happened’ “. Penelitian pada tahun 1994 memperlihatkan perkembangan tersebut terutama oleh bertambahnya aliran data WWW yang meningkat sebesar 25% setiap bulannya dibandingkan dengan aliran data FTP yang meningkat sebesar 5%. Dengan perkembangan yang sebesar itu, aliran data WWW telah melebihi aliran data FTP pada bulan Mei 1995. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa aliran data WWW mencapai 37% dari jumlah total byte yang lewat di jaringan tulang punggung NSF.
Di satu sisi peningkatan yang pesat ini sangat menggembirakan, tetapi di sini lain -setidaknya untuk saat ini- perkembangan tersebut cukup mengkhawatirkan. Kekhawatiran ini terutama disebabkan oleh keterbatasan kapasitas prasarana Internet dan perkembangan kapasitas ini tidak dapat mengimbangi perkembangan penggunaan Internet.
Salah satu contoh ekstrem terjadinya beban jaringan yang tinggi adalah pada saat terjadinya event astronomi tahun 90-an: tabrakan komet Shumaker-Levy 9 dengan planet Jupiter. Ini adalah salah satu contoh publikasi ‘real-time’ di Internet. Gambar-gambar teleskop dari seluruh dunia ditempatkan pada server FTP dan WWW hanya beberapa jam setelah tabrakan tersebut. Beban pada server pada beberapa lokasi NASA sangat tinggi sehingga beberapa mesin harus ditambah untuk melayani beban permintaan atas gambar komet tersebut. Selama seminggu setelah tabrakan itu, Jet Propulsion Laboratories (JPL) NASA mencatat telah terjadi lebih dari 880.000 akses. Server lain yang terletak di Goddard Space Flight Center diakses lebih dari 420.000 kali dan mengirim data lebih dari 6 Terabyte.

Mirroring, Replicating, dan Caching

Pada kasus seperti di atas, kita dapat memperhatikan dua fenomena yaitu server WWW mengalami kelebihan beban dan aliran data yang lewat di jaringan sangat tinggi. Ada beberapa upaya yang dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kasus-kasus seperti di atas. Beberapa upaya tersebut adalah dengan menggunakan metoda yang dikenal dengan mirroring dan replicating, serta dengan caching. Mirroring dan replicating adalah metode yang menduplikasikan file dan/atau server pada tempat-tempat lain di Internet. Server yang tersebar di Internet mempercepat waktu respon dan mengurangi aliran data pada jalur wide area network (WAN). Metode mirroring ini tentu saja cukup membantu dalam mengurangi akses ke server asal tetapi ini bukan solusi yang ideal. Masalahnya adalah pengguna masih dapat memilih server mana yang akan dituju. Seorang pengguna mungkin memilih server asal dengan beberapa alasan. Mungkin ia tidak pernah tahu adanya mirror site, ia lupa nama server mirror tersebut, atau ia tidak percaya mirror site itu menyediakan file-file yang up-to-date.

Berbeda dengan metode di atas, metode caching berorientasi kepada client. Metode caching di Internet mirip dengan cache memory pada komputer yaitu dengan menempatkan object-object (dalam bentuk file) yang baru saja diakses pada situs yang dekat dengan client sehingga ketika file tersebut diakses kembali, maka file tersebut diambil dari situs yang dekat. Hal ini dimungkinkan karena protokol HTTP yaitu protokol jaringan yang digunakan pada aplikasi WWW mengenal fasilitas yang disebut sebagai server proxy. Proxy ini bertindak sebagai perantara antara client dengan server pada waktu pengaksesan dokumen.

Untuk lebih memperjelas, kita perhatikan gambar 1. Pada gambar tersebut host A dan B menjalankan program client dan host C menjalankan program server. Host A dan B terletak dalam satu LAN yang umumnya lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan hubungan LAN tersebut ke Internet menggunakan WAN. Kita tinjau model hubungan client-server yang biasa berlaku pada aplikasi WWW. Pada hubungan seperti ini, client meminta koneksi dengan server. Setelah koneksi terjadi, client meminta akses terhadap dokumen di server. Server kemudian memberikan jawaban atas permintaan client dengan mengirimkan dokumen yang diminta. Pada kasus seperti contoh ini dapat terjadi inefisiensi atas penggunaan bandwidth WAN jika dokumen yang sama diakses berkali-kali. Sebagai contoh, pengguna di host A meminta dokumen pada host C dan keesokan harinya pengguna di host B juga meminta dokumen yang sama pada host C. Tentu saja akan lebih mudah jika dokumen tersebut diambil dari host A, waktu pengiriman dokumen lebih singkat dan bandwidth WAN ke Internet dapat dihemat.

Pada contoh di atas terlihat bagaimana upaya yang mungkin dilakukan untuk menghemat bandwidth. Kasus pengambilan dokumen yang sama berkali-kali merupakan kasus yang umum dalam aplikasi WWW dan FTP. Tentu saja akan sangat baik jika user di host B dapat mengambil dokumen yang sebelumnya telah diambil user di host A. Penggunaan metode ini hanya dapat berlangsung jika user di host B mengetahui bahwa duplikat dokumen yang diinginkannya telah berada di host A dan host A menjalankan aplikasi server sehingga user di host B memilih untuk mengambil dokumen tersebut dari host A. Kelemahan metode ini terlihat jelas jika jumlah user dan host banyak dan perilaku mereka biasanya saling bebas sehingga dokumen yang telah diambil user yang satu belum tentu akan diambil oleh user yang lain. Kelemahan lain adalah setiap host client juga harus menjalankan aplikasi server dan user yang ingin mengambil dokumen harus mengetahui di mana duplikat dokumen tersimpan.

Cara yang lebih baik adalah jika setiap user mengakses suatu dokumen, maka duplikat dokumen tersebut juga disimpan di sebuah situs yang dekat dengan user. Pada skenario ini terdapat tiga host yang terlibat dalam sebuah hubungan client-server agar dokumen yang diminta user dapat tersimpan di situs yang dekat. Hubungan client-server demikian tidak lagi seperti hubungan client-server sederhana yang telah digambarkan di atas. Dalam hubungan seperti ini, host ketiga yang disebut sebagai proxy bertindak sebagai perantara antara client dengan server yaitu meneruskan permintaan dari client kepada server jika perlu. Jika dokumen yang ada di proxy dianggap masih baru maka dokumen yang diminta client cukup diambil dari proxy. Pada posisi ini, proxy akan bertindak sebagai server dari sisi client dan sebagai client dari sisi server, karena itu yang sebenarnya terjadi adalah dua buah hubungan client-server sederhana (gambar 2). Walaupun demikian, user tidak akan merasakan terjadinya dua hubungan tersebut karena pada tingkat aplikasi yang tampak hanyalah user melakukan hubungan langsung dengan server tempat dokumen tersebut berada.

Proses duplikasi dokumen yang dijelaskan di atas memiliki kemiripan dengan metode mirroring. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada orientasi duplikasi dokumen. Metode mirroring lebih berorientasi kepada server sedangkan metode proxy-cache lebih berorientasi kepada client. Di sini kita dapat melihat kelebihan penggunaan metode proxy-cache dibandingkan dengan mirroring. Proxy-cache dapat ditempatkan secara terdistribusi dan dekat dengan client yaitu dengan menempatkannya satu LAN dengan client. Server mirror, walaupun ditempatkan secara terdistribusi, memiliki kelemahan karena user yang ingin mengambil dokumen yang sama dalam waktu yang tidak berbeda jauh harus mengadakan hubungan client-server melalui jalur WAN yang biasanya memiliki bandwidth lebih sempit dibandingkan bandwidth LAN.

Jenis-jenis Cache

Masalah lain yang dihadapi dalam penduplikasian dokumen adalah bagaimana menjaga agar dokumen yang diduplikasikan sama dengan dokumen yang terakhir ada di server asli. Server mirror atau cache harus melakukan pembaruan kembali dokumen agar user percaya bahwa dokumen yang ia terima dari server mirror atau server proxy-cache sama dengan dokumen yang terdapat di server. Saat ini terdapat setidaknya dua jenis pembaruan kembali yang biasa digunakan yaitu jenis persistent dan jenis non-persistent. Pada jenis persistent, jika terdapat dokumen dalam cache maka dokumen yang disampaikan ke user adalah dokumen yang berada dalam cache tersebut. Dokumen tersebut selalu diambil dari cache kecuali jika user memaksa agar dokumen diambil langsung dari sumbernya. Contoh jenis ini adalah seperti yang digunakan oleh browser Netscape. Untuk memerintahkan Netscape agar mengambil langsung dari sumber dokumen, user harus memilih ikon reload. Kelemahan utama jenis ini adalah pembaruan kembali dokumen harus dipaksakan dan tidak ada mekanisme untuk memeriksa apakah dokumen yang disimpan masih sama dengan dokumen yang terdapat pada server asal atau dokumen harus diambil kembali dari server asal tersebut.

Berbeda dengan cache jenis persistent, cache non-persistent memiliki mekanisme untuk memperbarui dokumen di dalam cache sehingga dokumen yang diterima oleh user dapat selalu sama dengan dokumen di server asal tanpa perlu dipaksa oleh user. Mekanisme pembaruan kembali dokumen dalam cache ini menggunakan dua buah algoritma yang saling mendukung: algoritma Ageing dan algoritma Least Recently Used (LRU). Algoritma LRU bertugas untuk menjaga agar selalu tersedia tempat untuk menyimpan dokumen yang baru diakses. Jika cache sudah hampir penuh, algoritma ini menghapus dokumen-dokumen yang lama tidak diakses (least recently used) sampai batas tertentu. Algoritma Ageing memeriksa tanggal dokumen yang terdapat di dalam cache untuk menentukan apakah dokumen tersebut harus dihapus. Di samping itu algoritma Ageing juga menentukan apakah dokumen yang sedang diakses user perlu diambil dari server asal atau cukup dengan menggunakan dokumen yang terdapat di dalam cache. Server proxy umumnya menggunakan cache non-persistent karena kelebihan yang disebutkan di atas.

Hierarki Cache

Server proxy dapat dihubungkan dengan server-server proxy lain dan membentuk hierarki seperti pada sebuah organisasi. Jika server proxy bergabung dalam sebuah hierarki, sebuah server proxy bisa memilih untuk mengambil dokumen yang diinginkan dari server proxy lain dalam hierarki atau mengambil dari server asal. Saat ini National Laboratory of Applied Network Research (NLARN) sedang mengembangkan prototipe hierarki cache dengan beberapa buah server proxy-cache pada tingkat hierarki yang paling tinggi (root cache). Hierarki ini terdiri dari cache pada tingkat nasional, regional, dan organisasi. Dalam prototipe ini cache pada tingkat nasional melayani permintaan akses untuk domain negara tersebut. Misalnya terdapat permintaan dokumen dari URL http://www.titech.ac.jp yang berada di bawah domain jp (Jepang), maka dokumen tersebut diminta dari cache tingkat nasional di Jepang.

Institut Teknologi Bandung sekarang juga sedang mengembangkan hierarki cache untuk jaringan di dalam kampus. Dalam hierarki yang kami kembangkan terdapat beberapa server proxy-cache yang diletakkan secara terdistribusi agar dapat mengurangi beban lalu lintas jaringan. Berdasarkan pengalaman kami, di jaringan gedung Pusat Antar Universitas dalam satu minggu dapat terjadi transfer data yang mencapai 1 Gigabyte untuk aplikasi WWW dan penggunaan server proxy-cache untuk gedung ini dapat menghemat lalu lintas data aplikasi WWW sampai sekitar 23%. Jadi dengan contoh kasus ini dapat terlihat bagaimana keuntungan menggunakan server proxy-cache untuk menghemat bandwidth WAN.


Baca Selanjutnya..

5 Tools Untuk Download Video Dari Youtube

YouTube.com merupakan situs video yang paling populer. Hampir semua jenis video ada di sana, kecuali video xxx tentunya :-D . Ada kalanya mungkin Anda ingin menyimpan (download) video yang ada di Youtube, sehingga Anda bisa menontonnya kembali kapan saja (tidak harus konek dengan internet).

Berikut ini kami tampilkan lima software yang dapat Anda gunakan untuk mendownload video dari Youtube.

1. YouTube Downloader


Merupakan software untuk download video dari YouTube, Google Video, Yahoo Video serta mengkonversi file video tersebut dalam format MOV, MP4, WMV, AVI, dll.

2. Youtube Downloader HD

Sesuai dengan namanya, Anda dapat mendownload High Quality video, High Definition dan Full HD video dari Youtube dengan menggunakan Youtube Downloader HD.

3. Free FLV Converter

Dengan FLV Converter Anda bisa mencari, mendownload dan mengconvert file video dari Youtube, Meta Cafe, Daily Motion, dll. Yang cukup menarik dari software ini adalah Anda dapat mendownload beberapa video sekaligus.

4. Online FLV Converter

Ini merupakan layanan online, jadi Anda tidak perlu menggunakan software bantu lain untuk mendownload video dari Youtube. Anda hanya tinggal memasukkan URL video yang akan didownload dan memilih tipe file videonya.

5. DownloadHelper

DownloadHelper merupakan firefox addons yang dapat Anda gunakan untuk mendownload video dari ratusan situs video. Dari beberapa software di atas DownloadHelper memang paling lengkap.

Di antara lima tools di atas mana yang Anda pilih? Atau mungkin Anda punya alternatif lain yang lebih menarik?


Baca Selanjutnya..

Konsep IP Address di Internet

Walaupun bagi para pengguna Internet umumnya kita hanya perlu mengenal hostname dari mesin yang dituju, seperti: server.indo.net.id, rad.net.id, ui.ac.id, itb.ac.id. Bagi komputer untuk bekerja langsung menggunakan informasi tersebut akan relatif lebih sulit karena tidak ada keteraturan yang dapat di programkan dengan mudah. Untuk mengatasi hal tersebut, komputer mengidentifikasi alamat setiap komputer menggunakan sekumpulan angka sebanyak 32 bit yang dikenal sebagai IP address.
Adanya IP Address merupakan konsekuensi dari penerapan Internet Protocol untuk mengintegrasikan jaringan komputer Internet di dunia. Seluruh host(komputer) yang terhubung ke Internet dan ingin berkomunikasi memakai TCP/IP harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. Secara logika,Internet merupakan suatu network besar yang terdiri dari berbagai sub network yang terintegrasi. Oleh karena itu, suatu IP Address harus bersifat unik untuk seluruh dunia. Tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Untuk itu, penggunaan IP Address di seluruh dunia dikoordinasi oleh lembaga sentral Internet yang di kenal dengan IANA – salah satunya adalah Network Information Center (NIC) yang menjadi koordinator utama di dunia untuk urusan alokasi IP Address ini adalah: InterNIC Registration Services Network Solution Incorporated 505 Huntmar Park Drive, Herndon, Virginia 22070 Tel: [800] 444-4345, [703] 742-4777 FAX: [703] 742-4811 E-mail: hostmaster@internic.net
Sedangkan untuk tingkat Asia Pasifik saat ini masih dikoordinasi oleh:
Asia Pacific Network Information Center c/o Internet Initiative Japan, Inc. Sanbancho Annex Bldg., 1-4, Sanban-cho, Chiyoda-ku, Tokyo, 102 Japan Tel: +81-3-5276-3973 FAX: +81-3-5276-6239 E-mail: domreg@apnic.net http://www.apnic.net
Struktur IP Address
IP Address terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen.

Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 – 255. Range address yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi address yang bisa dipakai diseluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah IP Address yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan TCP/IP dengan 32 bit address ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar host. Untuk memudahkan pembacaan dan penulisan, IP Address biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, range address di atas dapat diubah menjadi address 0.0.0.0 sampai address 255.255.255.255. Nilai desimal dari IP Address inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari. Beberapa contoh IP Address adalah :

44.132.1.20
167.205.9.35
202.152.1.250

Ilustrasi IP Addres dalam desimal dan biner dapat dilihat pada gambar 1 berikut:

IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (bit-bit network/network bit) dan bagian host (bit-bit host/host bit). Bit network berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan bit host berperan dalam identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki bit network yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. Ada 3 kelas address yang utama dalam TCP/IP, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut:

Jika bit pertama dari IP Address adalah 0, address merupakan network kelas A. Bit ini dan 7 bit berikutnya (8 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 2 berikut.

Jika 2 bit pertama dari IP Address adalah 10, address merupakan network kelas B. Dua bit ini dan 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx – 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 3 berikut.

Jika 3 bit pertama dari IP Address adalah 110, address merupakan network kelas C. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 4.

Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone). Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental.

Jenis kelas address yang diberikan oleh kooordinator IP Address bergantung kepada kebutuhan instansi yang meminta, yakni jumlah host yang akan diintegrasikan dalam network dan rencana pengembangan untuk beberapa tahun mendatang. Untuk perusahaan, kantor pemerintah atau universitas besar yang memiliki puluhan ribu komputer dan sangat berpotensi untuk tumbuh menjadi jutaan komputer, koordinator IP Address akan mempertimbangkan untuk memberikan kelas A. Contoh IP Address kelas A yang dipakai di Internet adalah untuk amatir paket radio seluruh dunia, mendapat IP nomor 44.xxx.xxx.xxx. Untuk kelas B, contohnya adalah nomor 167.205.xxx.xxx yang dialokasikan untuk ITB dan jaringan yang terkait ke ITB dibawah koordinator Onno W. Purbo.

Address Khusus

Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah :

* Network Address.
Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IP address 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. Analogi yang baik untuk menjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat pada kantor pos. Petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca seluruh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut. Pekerjaan “routing” surat-surat menjadi lebih cepat. Demikian juga halnya dengan router di Internet pada saat melakukan routing atas paket-paket data.
* Broadcast Address.
Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima paket : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.
* Netmask.
Adalah address yang digunakan untuk melakukan masking / filter pada proses pembentukan routing supaya kita cukup memperhatikan beberapa bit saja dari total 32 bit IP Address. Artinya dengan menggunakan netmask tidak perlu kita memperhatikan seluruh (32 bit) IP address untuk menentukan routing, akan tetapi cukup beberapa buah saja dari IP address yg kita perlu perhatikan untuk menentukan kemana packet tersebut dikirim.

Kaitan antara host address, network address, broadcast address & network mask sangat erat sekali – semua dapat dihitung dengan mudah jika kita cukup paham mengenai bilangan Biner. Jika kita ingin secara serius mengoperasikan sebuah jaringan komputer menggunakan teknologi TCP/IP & Internet, adalah mutlak bagi kita untuk menguasai konsep IP address tersebut. Konsep IP address sangat penting artinya bagi routing jaringan Internet. Kemampuan untuk membagi jaringan dalam subnet IP address penting artinya untuk memperoleh routing yang sangat effisien & tidak membebani router-router yang ada di Internet. Mudah-mudahan tulisan awal ini dapat membuka sedikit tentang teknologi / konsep yang ada di dalam Internet.
Baca Selanjutnya..

Network Security: Apa dan Bagaimana?

Seperti yang kita lihat di saat ini, Internet telah tumbuh dan berkembang hingga mencapai angka beberapa juta unit komputer yang terkoneksi di berbagai belahan dunia. Dari hari ke hari pula informasi yang terkandung di dalam jaringan Internet tersebut semakin lengkap, akurat, dan penting. . Informasi telah menjadi suatu asset yang sedemikian berharga sehingga perlu mendapat perlakuan yang lebih spesifik. Selain itu pula, kemajuan yang dicapai dalam bidang pengembangan sistem operasi komputer sendiri dan utulitasnya sudah sedemikian jauh dimana tingkat performansi, keandalan dan fleksibilitas software menjadi kriteria utama dalam proses pengembangan software. Dengan semakin penting dan berharganya informasi tersebut dan ditunjang oleh kemajuan pengembangan software, tentunya menarik minat para pembobol (hacker) dan penyusup (intruder) untuk terus bereksperimen guna menemukan dan mempergunakan setiap kelemahan yang ada dari konfigurasi sistem informasi yang telah ditetapkan

Bertolak dari kenyataan di atas, muncul sebuah konsep yang lebih sering disebut dengan Network Security. Pada awalnya, konsep ini menjelaskan lebih banyak mengenai keterjaminan (security) dari sebuah sistem jaringan komputer yang terhubung ke Internet terhadap ancaman dan gangguan yang ditujukan kepada sistem tersebut. Cakupan konsep tersebut semakin hari semakin luas sehingga pada saat ini tidak hanya membicarakan masalah keterjaminan jaringan komputer saja, tetapi lebih mengarah kepada masalah-masalah keterjaminan sistem jaringan informasi secara global. Beberapa negara Eropa dan Amerika bahkan telah menjadikan Network Security menjadi salah satu titik sentral perhatian pihak-pihak militer masing-masing.

Sebenarnya, masalah Network Security ini timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal yang kita miliki dengan wide-area network (seperti Internet). Jadi, selama jaringan lokal komputer kita tidak terhubung kepada wide-area network, masalah Network Security tidak begitu penting. Tetapi hal ini bukan berarti memberikan arti bahwa bergabung dengan wide-area network adalah suatu hal yang ‘menakutkan’ dan penuh bahaya. Network Security hanyalah menjelaskan kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal kita dengan wide-area network.

Secara umum, terdapat 3 (tiga) kata kunci dalam konsep Network Security ini, yaitu:

* resiko / tingkat bahaya,
* ancaman, dan
* kerapuhan sistem (vulnerability)

Resiko atau tingkat bahaya
Dalam hal ini, resiko berarti berapa besar kemungkinan keberhasilan para penyusup dalam rangka memperoleh akses ke dalam jaringan komputer lokal yang dimiliki melalui konektivitas jaringan lokal ke wide-area network. Secara umum, akses-akses yang diinginkan adalah :

* Read Access : Mampu mengetahui keseluruhan sistem jaringan informasi.
* Write Access : Mampu melakukan proses menulis ataupun menghancurkan data yang terdapat di sistem tersebut.
* Denial of Service : Menutup penggunaan utilitas-utilitas jaringan normal dengan cara menghabiskan jatah CPU, bandwidth maupun memory.

Ancaman
Dalam hal ini, ancaman berarti orang yang berusaha memperoleh akses-akses illegal terhadap jaringan komputer yang dimiliki seolah-olah ia memiliki otoritas terhadap akses ke jaringan komputer.

Kerapuhan System (Vulnerability)
Kerapuhan sistem lebih memiliki arti seberapa jauh proteksi yang bisa diterapkan kepada network yang dimiliki dari seseorang dari luar sistem yang berusaha memperoleh akses illegal terhadap jaringan komputer tersebut dan kemungkinan orang-orang dari dalam sistem memberikan akses kepada dunia luar yang bersifat merusak sistem jaringan.

Untuk menganalisa sebuah sistem jaringan informasi global secara keseluruhan tentang tingkat keandalan dan keamanannya bukanlah suatu hal yang mudah dilaksanakan. Analisa terhadap sebuah sistem jaringan informasi tersebut haruslah mendetil mulai dari tingkat kebijaksanaan hingga tingkat aplikasi praktisnya.

Sebagai permulaan, ada baiknya kita melihat sebuah sistem jaringan yang telah menjadi titik sasaran utama dari usaha-usaha percobaan pembobolan tersebut. Pada umumnya, jaringan komputer di dunia menggunakan sistem operasi Unix sebagai platform. Unix telah menjadi sebuah sistem operasi yang memiliki keandalan tinggi dan tingkat performansi yang baik. Tetapi, pada dasarnya Unix tersusun oleh fungsi-fungsi yang cukup rumit dan kompleks. Akibatnya, Unix juga memiliki beberapa kelemahan seperti bug-bug (ketidaksesuaian algoritma pemrograman) kecil yang kadang kala tidak disadari oleh para pemrogram Unix. Selain itu, utilitas-utilitas yang memanfaatkan Unix sebagai platformnya, seringkali mempunyai bug-bug tersendiri pula. Nah, hal-hal inilah yang sering dieksploitasi oleh para hacker dan intruder di seluruh dunia.

Guna mencegah berhasilnya eksploitasi para hacker dan intruder tersebut, dikembangkan sebuah konsep yang dikenal dengan UNIX Network Security Architecture. Arsitektur ini mencakup 7 lapis tingkat sekuriti pada jaringan. Ketujuh lapis tersebut adalah sebagai berikut :

* Lapis ke-7 : Kebijaksanaan
* Lapis ke-6 : Personil
* Lapis ke-5 : Local Area Network
* Lapis ke-4 : Batas Dalam Jaringan
* Lapis ke-3 : Gateway
* Lapis ke-2 : Paket Filtering
* Lapis ke-1 : Batas Luar Jaringan

Kebijaksanaan
Lapis kebijaksanaan menjadi pelindung terhadap keseluruhan program proteksi dan sekuriti jaringan yang diterapkan. Lapis ini mempunyai fungsi mendefinisikan kebijakan-kebijakan organisasi mulai dari resiko yang paling besar yang mungkin didapat hingga bagaimana mengimplementasikan kebijaksanaan yang diambil terhadap prosedur-prosedur dasar dan peralatan yang digunakan. Lapis ini menjadi salah satu penentu utama keberhasilan program proteksi dan sekuriti sistem.

Personil
Lapis ini mendefinisikan segi manusia dalam sistem jaringan informasi. Personil yang melakukan instalasi, konfigurasi, pengoperasian hingga orang-orang yang mampu menjalankan akses-akses yang tersedia di sistem adalah termasuk dalam lapis ini. Kebijakan yang diambil pada lapis ini pada dasarnya harus mencerminkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam program proteksi dan sekuriti ini.

Local Area Network
Lapis selanjutnya mendefinisikan peralatan-peralatan dan data-data yang harus mendapatkan proteksi. Selain itu, lapis ini juga mencakup prosedur-prosedur pengawasan dan kontrol yang sering diterapkan dalam sistem.

Batas Dalam Jaringan Batas
Dalam Jaringan mendefinisikan lapisan sistem yang terkoneksi secara fisik ke daerah “penyangga” yang menjadi pemisah antara sistem jaringan informasi lokal dengan jaringan luar. Batas ini menjadi penting karena titik ini menjadi sasaran utama usaha-usaha eksploitasi untuk memperoleh akses illegal. Ada baiknya daerah penyangga ini dikonsentrasikan pada satu titik sehingga penerapan prosedur pengawasan dan kontrol menjadi lebih mudah. Demikian pula bila datang serangan dari luar sistem, hanya akan terdapat satu titik masuk yang paling utama. Dengan demikian, akan lebih mudah mengisolasi sistem yang dimiliki dari konektivitas ke luar bila terjadi gangguan.

Gateway
Gateway mendefinisikan menjadi pintu utama dari dan ke sistem yang dimiliki. Kebijaksanaan proteksi dan sekuriti sebuah sistem yang terkoneksi dengan wide-area network seharusnya lebih mengarahkan usaha-usaha yang ada untuk mengamankan lapis ini sebaik mungkin. Servis-servis publik ada baiknya diletakkan pada lapis tersebut guna meminimisasi kemungkinan akses yang lebih jauh ke dalam sistem.

Paket Filtering
Lapis ini mendefinisikan platform yang berada di antara network interface lapis 3 (gateway) dengan network interface yang menjadi tempat penerapan metoda Firewall. Lapis tersebut lebih bersifat sebagai program yang menjalankan fungsi pengawasan (monitoring) terhadap paket-paket data yang masuk maupun yang keluar sistem.

Batas Luar Jaringan
Batas Luar Jaringan mendefinisikan titik dimana sistem terhubung dengan wide-area network dan kita tidak memiliki kontrol langsung terhadap titik tersebut.

Seperti yang telah dijabarkan di atas, lapis ke-3 menjadi titik utama dan yang paling rawan dalam network security ini. Implementasi kebijaksanaan yang diambil pada layer ini hanya bisa dilakukan secara software. Terdapat beberapa jenis security software yang bisa digunakan untuk memperkuat usaha proteksi dan sekuriti sistem pada lapis ke-3 ini. Di antaranya adalah :

TCP Wrapper
Program ini menyediakan layanan monitoring dan kontrol terhadap network services. Pada dasarnya, yang dilakukan oleh program ini adalah membuat daftar log mengenai aktivitas-aktivitas hubungan yang terjadi. Program ini dapat diambil secara gratis melalui anonymous FTP via ftp.cert.org yang terletak pada direktori pub/tools/tcp_wrappers/tcp_wrappers.*

Swatch
Program Swatch menggabungkan daftar-daftar log yang telah diciptakan oleh program-program utilitas lain di samping kelebihannya yang mampu dikonfigurasi sehingga pada saat melakukan logging, Swatch bisa melakukan aksi lain berdasar pada prioritas-prioritas tertentu. Swatch tersedia melalui anonymous FTP dari sierra.stanford.edu pada direktori pub/sources.

SOCKS library dan sockd
Program ini menjadi alternatif lain dari implementasi konsep “TCP Wrapper”. Kegunaan utama program ini adalah mengkonsentrasikan semua layanan umum internet pada suatu titik. “sockd” dijalankan oleh “inetd” pada saat permintaan layanan tertentu muncul dan hanya memperbolehkan koneksi dari host-host yang telah terdaftar. Program ini tentu saja juga melakukan aktivitas log yang berkaitan dengan koneksi yang terjadi. Program ini dapat diperoleh melalui anonymous FTP pada host s1.gov pada direktori /pub dengan nama socks.tar.Z.
Baca Selanjutnya..

Firewall: Security Internet

Internet merupakan sebuah jaringan komputer yang sangat terbuka didunia, konsekuensi yang harus di tanggung adalah tidak ada jaminan keamanan bagi jaringan yang terkait ke Internet. Artinya jika operator jaringan tidak hati-hati dalam menset-up sistemnya, maka kemungkinan besar jaringan yang terkait ke Internet akan dengan mudah dimasuki orang yang tidak di undang dari luar. Adalah tugas dari operator jaringan yang bersangkutan, untuk menekan resiko tersebut seminimal mungkin. Pemilihan strategi dan kecakapan administrator jaringan ini, akan sangat membedakan apakah suatu jaringan mudah ditembus atau tidak. merupakan alat untuk mengimplementasikan kebijakan security (security policy). Sedangkan kebijakan security, dibuat berdasarkan perimbangan antara fasilitas yang disediakan dengan implikasi security-nya. Semakin ketat kebijakan security, semakin kompleks konfigurasi layanan informasi atau semakin sedikit fasilitas yang tersedia di jaringan. Sebaliknya, dengan semakin banyak fasilitas yang tersedia atau sedemikian sederhananya konfigurasi yang diterapkan, maka semakin mudah orang orang ‘usil’ dari luar masuk kedalam sistem (akibat langsung dari lemahnya kebijakan security).

Tulisan ini akan mencoba melihat beberapa kebijakan sekuriti yang lazim digunakan pada saat mengkaitkan sebuah jaringan ke Internet.
Firewall adalah istilah yang biasa digunakan untuk menunjuk pada suatu komponen atau sekumpulan komponen jaringan, yang berfungsi membatasi akses antara dua jaringan, lebih khusus lagi, antara jaringan internal dengan jaringan global Internet. Firewall mempunyai beberapa tugas :

  • Pertama dan yang terpenting adalah: harus dapat mengimplementasikan kebijakan security di jaringan (site security policy). Jika aksi tertentu tidak diperbolehkan oleh kebijakan ini, maka firewall harus meyakinkan bahwa semua usaha yang mewakili operasi tersebut harus gagal atau digagalkan. Dengan demikian, semua akses ilegal antar jaringan (tidak diotorisasikan) akan ditolak.
  • Melakukan filtering: mewajibkan semua traffik yang ada untuk dilewatkan melalui firewall bagi semua proses pemberian dan pemanfaatan layanan informasi. Dalam konteks ini, aliran paket data dari/menuju firewall, diseleksi berdasarkan IP-address, nomor port, atau arahnya, dan disesuaikan dengan kebijakan security.
  • Firewall juga harus dapat merekam/mencatat even-even mencurigakan serta memberitahu administrator terhadap segala usaha-usaha menembus kebijakan security.

Merencanakan Jaringan Dengan Firewall

Merencanakan sistem firewall pada jaringan, berkaitan erat dengan jenis fasilitas apa yang akan disediakan bagi para pemakai, sejauh mana level resiko-security yang bisa diterima, serta berapa banyak waktu, biaya dan keahlian yang tersedia (faktor teknis dan ekonomis). Firewall umumnya terdiri dari bagian filter (disebut juga screen atau choke) dan bagian gateway (gate). Filter berfungsi untuk membatasi akses, mempersempit kanal, atau untuk memblok kelas trafik tertentu. Terjadinya pembatasan akses, berarti akan mengurangi fungsi jaringan. Untuk tetap menjaga fungsi komunikasi jaringan dalam lingkungan yang ber-firewall, umumnya ditempuh dua cara :

  • Pertama, bila kita bayangkan jaringan kita berada dalam perlindungan sebuah benteng, komunikasi dapat terjadi melalui pintu-pintu keluar benteng tersebut. Cara ini dikenal sebagai packet-filtering, dimana filter hanya digunakan untuk menolak trafik pada kanal yang tidak digunakan atau kanal dengan resiko-security cukup besar, sedangkan trafik pada kanal yang lain masih tetap diperbolehkan.
  • Cara kedua, menggunakan sistem proxy, dimana setiap komunikasi yang terjadi antar kedua jaringan harus dilakukan melalui suatu operator, dalam hal ini proxy server. Beberapa protokol, seperti telnet dan SMTP(Simple Mail Transport Protocol), akan lebih efektif ditangani dengan evaluasi paket (packet filtering), sedangkan yang lain seperti FTP (File Transport Protocol), Archie, Gopher dan HTTP (Hyper-Text Transport Protocol) akan lebih efektif ditangani dengan sistem proxy. Kebanyakan firewall menggunakan kombinasi kedua teknik ini (packet filtering dan proxy).

Ada banyak literatur yang membahas masalah security & membagi arsitektur dasar firewall menjadi tiga jenis. Masing masing adalah:

  • arsitektur dengan dual-homed host (kadang kadang dikenal juga sebagai dual homed gateway/ DHG)
  • screened-host (screened host gateway/ SHG) · screened subnet (screened subnet gateway/ SSG).

Sistem DHG menggunakan sebuah komputer dengan (paling sedikit) dua network-interface. Interface pertama dihubungkan dengan jaringan internal dan yang lainnya dengan Internet. Dual-homed host nya sendiri berfungsi sebagai bastion host (front terdepan, bagian terpenting dalam firewall).

Pada topologi SHG, fungsi firewall dilakukan oleh sebuah screening-router dan bastion host. Router ini dikonfigurasi sedemikian sehingga akan menolak semua trafik kecuali yang ditujukan ke bastion host, sedangkan pada trafik internal tidak dilakukan pembatasan. Dengan cara ini setiap client servis pada jaringan internal dapat menggunakan fasilitas komunikasi standard dengan Internet tanpa harus melalui proxy.

Firewall dengan arsitektur screened-subnet menggunakan dua screening-router dan jaringan tengah (perimeter network) antara kedua router tersebut, dimana ditempatkan bastion host. Kelebihan susunan ini akan terlihat pada waktu optimasi penempatan server.

Selanjutnya, bagaimana relevansi arsitektur firewall tersebut terhadap level security? Suatu jaringan harus dapat menangani interaksi client-server, tidak terkecuali dengan kehadiran firewall. Sejauh ini, untuk operasi client internal – server internal, atau client internal – server eksternal, tidak terlalu menimbulkan masalah. Jika kita akan membuat sistem firewall untuk jaringan demikian, hanya dengan memasang proxy server pada bastion host dalam arsitektur yang dipilih, kualitas proteksi firewall yang bersangkutan akan maksimal. Artinya ‘keselamatan’ seluruh jaringan, sekarang hanya tergantung pada baik-tidaknya atau seberapa ‘bagus’ firewall tersebut dan tidak tergantung pada program-program yang lain. Beda halnya bila jaringan kita akan mendukung operasi client eksternal – server internal, atau dengan kata lain : jaringan internal kita menyediakan layanan informasi yang dapat diakses dari luar. Dalam konteks ini, harus diperhitungkan metoda penempatan mesin yang menjalankan program server, supaya mesin tersebut dapat dikenali dari internet dan sedemikian, komunikasi dengan client-nya dapat berlangsung dengan baik tanpa mengorbankan kepentingan security.

Arsitektur dual-homed menawarkan solusi sederhana dan murah. Satu-satunya mesin yang dikenal dari internet dalam sistem ini adalah dual-homed host-nya sendiri, dan dengan demikian ia menjadi satu-satunya mesin alternatif untuk menjalankan program server. Tetapi akan bermanfaat untuk mengingat, bahwa semakin banyak layanan yang disediakan atau semakin banyak program yang berjalan pada bastion-host, maka peluang penyusupan ke komputer tersebut semakin besar. Karena, seperti diyakini banyak orang, hampir dipastikan tidak ada program apapun yang bebas sama sekali dari bugs, apalagi untuk program-program berukuran besar. Dan sekali bugs ini dapat dieksploitasi oleh seseorang yang kemudian masuk ke dalam bastion-host, maka seluruh komputer di jaringan kita akan menjadi terbuka! Jika faktor ekonomis memaksa kita untuk tetap mengimplementasikan arsitektur DHG, maka ada beberapa nasihat yang patut diperhatikan, diantaranya: menggunakan perangkat lunak server yang telah teruji relatif ‘aman’ serta berukuran kecil, mereduksi dan mengoptimasi jumlah program yang berjalan, kemudian tidak memberikan account reguler pada bastion-host.

Dua arsitektur lainnya, screened-host dan screened-subnet, menyediakan pilihan lebih banyak. Screening-router dapat diatur untuk melakukan operasi packet filtering yang memungkinkan mesin-mesin tertentu dapat dikenali dari luar. Mesin mesin ini, kemudian menjalankan program-program server yang dapat diakses dari internet. Resiko dengan metoda seperti ini adalah penambahan jumlah komputer yang mungkin untuk diserang, sehingga akan lebih baik jika sebelumnya kita menyiapkan mesin-mesin tersebut dengan level security paling tidak sama dengan bastion-host atau kalau bisa, lebih.

Packet Filtering

Berbagai kebijakan dapat diterapkan dalam melakukan operasi packet filtering. Pada intinya, berupa mekanisme pengontrollan data yang diperbolehkan mengalir dari dan/atau ke jaringan internal, dengan menggunakan beberapa parameter yang tercantum dalam header paket data: arah (inbound atau outbound), address asal dan tujuan, port asal dan tujuan, serta jenis protokol transport. Router akan mengevaluasi informasi ini dalam setiap paket data yang mengalir melaluinya, kemudian menetapkan aksi yang harus dilakukan terhadap paket tersebut, berdasarkan set aturan/program dalam packet-filtering. Sehingga keputusan routing dasar router tersebut, kemudian dilengkapi dengan bagian dari kebijakan security jaringan.

Tabel berikut akan menunjukan contoh konfigurasi operasi packet-filtering, untuk menyediakan hanya fasilitas SMTP inbound dan outbound pada jaringan.

Aturan

Arah

Address Asal

Address Tujuan

Protokol

Port Tujuan

Aksi

A masuk eksternal internal TCP 25 ok
B keluar internal eksternal TCP >1023 ok
C keluar internal eksternal TCP 25 ok
D masuk eksternal internal TCP >1023 ok
E sembarang sembarang sembarang sembarang sembarang deny

Aturan A dan B melayani hubungan SMTP inbound (email datang), aturan C dan D melayani hubungan SMTP outbound (email keluar) serta aturan E merupakan aturan default yang dilakukan bila aturan aturan sebelumnya gagal. Kalau diamati lebih dekat, selain trafik SMTP konfigurasi tersebut juga masih membolehkan hubungan masuk dan keluar pada port >1023 (aturan B dan D), sehingga terdapat kemungkinan bagi program-program server seperti X11 (port 6000), OpenWindows (port 2000), atau kebanyakan program basis-data (Sybase, Oracle, Informix, dll), untuk dihubungi dari luar. Untuk menutup kemungkinan ini, diperlukan evaluasi parameter lain, seperti evaluasi port asal. Dengan cara ini, satu-satunya celah menembus firewall adalah dengan menggunakan port SMTP. Bila kita masih juga kurang yakin dengan kejujuran para pengguna port ini, dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut dari informasi ACK.

Proxy

Dalam jaringan yang menerapkan sistem proxy, hubungan komunikasi ke internet dilakukan melalui sistem pendelegasian. Komputer-komputer yang dapat dikenali oleh internet bertindak sebagai ‘wakil’ bagi mesin lain yang ingin berhubungan ke luar. Proxy server untuk (kumpulan) protokol tertentu dijalankan pada dual-homed host atau bastion-host, dimana seluruh pemakai jaringan dapat berkomunikasi dengannya, kemudian proxy server ini bertindak sebagai delegasi. Dengan kata lain setiap program client akan berhubungan dengan proxy server dan proxy server ini lah yang akan berhubungan dengan server sebenarnya di internet. Proxy server akan mengevaluasi setiap permintaan hubungan dari client dan memutuskan mana yang diperbolehkan dan mana yang tidak. Bila permintaan hubungan ini disetujui, maka proxy server me-relay permintaan tersebut pada server sebenarnya.

Ada beberapa istilah menunjuk pada tipe proxy server, diantaranya proxy level aplikasi, proxy level circuit, proxy generik atau khusus, proxy cerdas dll. Apapun jenis proxy yang digunakan, ada beberapa konsekuensi implementasi sistem ini:

  • pada umumnya memerlukan modifikasi client dan/atau prosedur akses serta menuntut penyediaan program server berbeda untuk setiap aplikasi.
  • Penggunaan sistem proxy memungkinkan penggunaan private IP Address bagi jaringan internal. Konsekuensinya kita bisa memilih untuk menggunakan IP Address kelas A (10.x.x.x) untuk private IP address yang digunakan dalam jaringan internet; sehingga komputer yang dapat tersambung dalam jaringan internal dapat mencapai jumlah jutaan komputer.
  • Paket SOCKS atau TIS FWTK merupakan contoh paket perangkat lunak proxy yang sering digunakan dan tersedia bebas di internet.
Baca Selanjutnya..